Diduga Ikut Andil, Oknum Anggota Polisi Rampas Mobil & Uang Warga - SINAR RAYA

Diduga Ikut Andil, Oknum Anggota Polisi Rampas Mobil & Uang Warga

Surabaya || sinarraya.co.id

Terkait beredarnya informasi tentang adanya oknum anggota Polsek Sukomanunggal Surabaya berinisial S yang diduga melakukan perampasan mobil dan uang tunai senilai Rp. 5.600.000 (lima juta enam ratus ribu rupiah), awak media melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Sukomanunggal AKP Ade Christian Manapa, S.E., S.I.K., M.H., Minggu (15/11/2020).

Melalui sambungan telepon, beliau menyampaikan bahwa, sesuai perintah Waka Polrestabes Surabaya, anggota yang bersangkutan sudah berangkat ke Kediri untuk memenuhi panggilan dari Polres Kediri.

“Saya tidak melindungi anggota. Anggota sudah diperiksa dan dikonfrontirkan dengan masyarakat yang melaporkan tentang perampasan tersebut. Dan hasilnya bukan anggota saya yang merampas atau membawa mobil tersebut,” kata Kapolsek Sukomanunggal.

Chris sapaan Kapolsek Sukomanunggal Surabaya juga menyampaikan bahwa, mobil tersebut memang ada yang membawa, namun bukan anggotanya, melainkan ada seorang oknum sipil.

“Saya juga sudah menanyakan ke anggota, ternyata dia bilang tidak membawa uang ataupun mobil tersebut. Melainkan ada oknum sipil. Bahkan anggota saya juga tidak tahu kalau orang sipil tersebut membawa uang korban. Oknum yang didampingi oleh anggota saya, ada dari komunitas, ada teman-teman kalian juga,” lanjutnya.

Perwira no. 1 di Polsek Sukomanunggal Surabaya tersebut juga menegaskan, jika memang ada anggotanya yang melakukan kesalahan, pasti akan di bantai habis-habisan.

“Bapak Kapolres yang sekarang, kalau anggota bermasalah saja, langsung dihukum. Apalagi sampai terbukti ya dibantai saja. Tapi ini kontennya, anggota sudah diperiksa, namun tidak terbukti anggota saya yang membawa,” ungkapnya.

Sebelumnya, beredar di media, tentang adanya masyarakat sipil di Kediri yang mengalami perampasan mobil dan uang di rumahnya. Korban yang mendapat perilaku kurang baik ini bernama Harianto warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri.

Kejadian sendiri terjadi pada tanggal 10 Agustus 2020 tepatnya pukul 3 sore dan sudah dilaporkan ke Sat Reskrim Polres Kediri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. (Tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *