Pelaku Pengeroyokan Berhasil Di Ringkus Unit Reskrim Polsek Asemrowo - SINAR RAYA

Pelaku Pengeroyokan Berhasil Di Ringkus Unit Reskrim Polsek Asemrowo

Surabaya || sinarraya.co.id

Unit Reskrim Polsek Asemrowo wilayah Hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di depan Pergudangan Panadia Jalan Kalianak Barat Surabaya, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Selain mengamankan 2 pelaku yang berinisial MRP (25) warga Kalianak Timur dan S (28) warga Tambak Pokak Gang Buntu, petugas juga mengamankan senjata tajam (sajam) tanpa dilengkapi surat yang sah.

Kapolsek Asemrowo, AKP Hari Kurniawan, S.H., M.H., di dampingi Kanit Reskrim Iptu Reskika menjelaskan, kejadian pengeroyokan tersebut berawal dari adanya balapan sepeda ontel antar anak Genting Tambak Dalam

“Pemicunya karena ketersinggungan chat WA yang dikirim oleh ARR kepada D (DPO). ARE dan D sama-sama joki sepeda ontel. ARR joki dari Gemting Tambak Dalam, sedangkan D, merupakan joki dari Tambak Pokak,” kata AKP Hari saat jumpa pers, Selasa (01/12/2020) siang.

Selanjutnya, D (DPO) meng-share ke grup WA Tambak Pokak, terlapor M R P bersama dengan tersangka S dan anak-anak Tambak Pokak lainnya sepakat pada hari Sabtu (21 Nopember 2020) sekira pukul 23.30 wib, berkumpul di kampung Tambak Pokak.

“Sedangkan D (DPO) komunikasi lewat chat WA dengan ARR sebagai joki, agar berani bertarung lomba balap sepeda BMX, lagi. Lalu D mendatangi rumah ARR di Genting Tambak Dalam. Akhirnya ARR bersama kakaknya datang di Jalan Kalianak depan Panadia, pada saat S main HP, anak-anak sudah memukuli dan mengeroyok ARR,” ungkap AKP Hari.

Tersangka S juga ikut memukuli dan mengeroyok ARR. Tersangka MRP yang mendapat kabar bahwa anak-anak Tambak Pokak dipukuli, tersangka MRP mengeluarkan celurit yang ada disimpan dibalik baju dan membacokknnya ke ARR.

“Korban ARR mendapat luka bacok diarea pantatnya. Hanya satu luka yang dipantatnya,” terang AKP Hari.

Semwntara itu, Kanit Reskrim Polsek Asemrowo, Iptu Rizkika Atmadha P, S.I.K, menjelaskan, ada 3 (tiga) pelaku terkait kejadian pengeroyakan tersebut. Namun, yang berhasil diamankan 2 (Dua) tersangka dan 1 (Satu) pelaku D saat ini DPO.

“Kedua tersangka MRP dan S setelah membacok, lari meninggalkan tempat kejadian tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika.

Saat itu, korban ARR yang dalam keadaan terluka, langsung dibawa ke rumah sakit, untuk mendapatkan pertolongan medis karena sabetan clurit tersangka MRP.

“Alhamdulillah, Minggu (22 Nopember 2020), sekitar pukul 22.00 wib, kedua tersangka dapat ditangkap berserta dengan barang buktinya. Selanjutnya dibawa ke Mako Polsek Asemrowo untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Iptu Riskika.

“Untuk kedua tersangka, kami jerat pasal 170 ayat (2) KUHP Jo UU darurat No. 12 tahun 1951. Sedangkan D (DPO) masih kita lakukan pengejaran,” pungkasnya. (D*l)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *