KAPOLDA KALBAR : SELAMA 2019, SEBANYAK 113,6 KG SABU DAN 27.222,49 EKSTASI BERHASIL DI GAGALKAN PEREDARANNYA - SINAR RAYA

KAPOLDA KALBAR : SELAMA 2019, SEBANYAK 113,6 KG SABU DAN 27.222,49 EKSTASI BERHASIL DI GAGALKAN PEREDARANNYA

sinarraya.co.id Pontianak, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengungkapkan, pihaknya selama tahun 2019 telah berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika sebanyak 113,6 kg shabu dan 27.222,49 butir ekstasi.

Hal ini disampaikannya kepada sejumlah awak media pada jumpa pers tutup tahun 2019, di kantor Mapolda Kalbar, di Pontianak Selasa (31/12/19).

Hadir dalam jumpa pers antara lain Gubernur Kalbar Sutarmidji , Pangdam, Danlanal, Danlanud, Kajati, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin SIk MM, Kapolres Kubu Raya AKBP Yani , Dinas Perhubungan Provinsi, tokoh masyarakat, tokoh agama dan dari instansi terkait.

Dikatakannya, jumlah tersebut merupakan kasus yang di tangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar beserta jajarannya di seluruh Polres Polda Kalbar dan secara kualitas pengungkapan barang bukti kasus narkotika mengalami peningkatan 213,07 persen di banding dengan tahun 2018.

Ditambahkannya, selama tahun 2019 di Kalbar terdapat 26 kasus menonjol, yakni pengungkapan terhadap jaringan internasional Malaysia- Indonesia dan Belanda – Indonesia serta jaringan antara provinsi yang melibatkan PNS , sipir lapas dan narapidana termasuk juga tersangka di bawah umur.

Didi juga menjelaskan, dari beberapa kasus tersebut, terdapat dua kasus penanganan TPPU yang di lakukan oleh ditresnarkoba Polda Kalbar yakni terhadap para bandar narkotika jenis shabu dengan tersangk Zak dan Iqb yang saat ini sedang berjalan proses hukunnya.

Selain barang bukti Shabu dan Ekstasi, Polda Kalbar juga berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba berupa 143 butir Happyfive, 122,0065 gram Synthetic Cannabinnoid, fan 62,5 gram New Psycoaktip Subtante,serta 171,03 gram Ganja kering. Total seluruhnya ada 728 kasus dengan jumlah tersangka pria sebanyak 861 orang dan tersangka wanita 110 orang yang diproses selama tahun 2019.

Selain melakukan penegakkan hukum, Ditresnarkoba Polda Kalbar dan jajaranya juga telah melakukan 150 kali penyuluhan, 168 kali razia serta 136 rehabilitasi. Upaya tersebut dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Kalbar di bawah komando Kombes Pol Gembong Yuda dan jajaranya guna menekan maraknya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polda Kalbar Kalimantan Barat.

Menurut Didi, dengan jumlah ekstasi, ganja dan shabu sebanyak itu, kita sudah berhasil menyelamatkan lebih kurang 19.530 jiwa. Jumpa pers di tutup dengan pemusnahan barang bukti (BB) di halaman kantor Mapolda Kalbar oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji, Kapolda, Pangdam, Danlanal. (Zainul Irwansyah/Perwakilan Kalbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *