Keberadaan Pasar Modern Diduga Melanggar Perda FKPB Luruk Kantor Satpol PP Bangakalan - SINAR RAYA

Keberadaan Pasar Modern Diduga Melanggar Perda FKPB Luruk Kantor Satpol PP Bangakalan

sinarraya.co.id || Bangkalan, Selasa (02-02-2021) Maraknya pasar modern di kabupaten Bangkalan, yang diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan kedatangan Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) untuk melakukan audiensi.

Dalam Audiensi nya Ketua Umum FKPB Taufik Nurhidayat menyayangkan, maraknya berdirinya pasar modern di kabupaten Bangkalan yang berdekatan dengan pasar tradisional.

“Seharus berdirinya pasar modern ini juga harus melihat pedagang kecil atau pasar tradisional agar tidak mengurangi pendapatan pedagang kecil yang ada di pasar tradisional akan tetapi sekarang di kabupaten bangkalan sudah banyak berdirinya atau beroperasi pasar modern yang sudah berdekatan dengan pasar tradisional,”ujarnya.

Menurut Taufik Nurhidayat seharusnya pihak Satuan Polisi Pamong praja (Satpol PP) Bangkalan, menindak pihak pasar modern yang diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomer 5 Tahun 2016.

“Jika sudah melanggar peraturan daerah (Perda) maka seharusnya pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maka seharusnya melakukan penertiban atau menyegel pasar modern yang sudah melanggar aturan,”ungkapnya.

Dilain pihak Ari Murfianto selaku Sekertaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan menjelaskan,”secara administrasi proses perizinan pasar modern tanggung jawab pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTS) kabupaten Bangkalan,jelasnya.

Selain itu Ari juga menyatakan, apabila berdiri nya pasar modern diwilayah kabupaten Bangkalan yang diduga melanggar Peraturan Daerah maka pihaknya akan menindak lanjuti.

“Jika ada pelanggaran dalam berdirinya pasar modern yang diduga sudah melanggar peraturan daerah (Perda) maka itu sudah menjadi tugas Satpol PP dan kami atau tim akan berkordinasi ke dinas terkait,” tandasnya.

(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *