Bambang Kadisdik Bangkalan Diduga Sepelekan Prokes Saat Pandemi Covid-19 Mengundang Geram Para Tokoh - SINAR RAYA

Bambang Kadisdik Bangkalan Diduga Sepelekan Prokes Saat Pandemi Covid-19 Mengundang Geram Para Tokoh

Tangkapan vidio saat terjadinya percakapan dengan sisiwa. sinarraya.co.id dok ist.

Bangkalan, Senin (18/10/2021) sinarraya.co.id

Masih sibuknya pemerintah dalam penanganan dampak Covid-19 agar bisa segera terlepas dari pandemi menuju endemi pada adanya serangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang terjadi secara global yakni diantaranya tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meminimalisir mobilasasi diluar rumah dan menghindari kerumunan juga yang sedang getol saat ini melakukan vaksinasi.

Namun ada kejadian yang dinilai tidak layak dilakukan oleh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Bangkalan, yakni oleh Bambang Mustika Kepala Dinas Pendidikan, dia diduga dalam unggahan vidio yang beredar dibeberapa group medsos berdurasi 1 menit 7 detik itu memperlihatkan dia (Bambang, Red) sedang memberikan arahan dihadapan ketiga siswanya tanpa menggunakan masker.

Sontak beberapa aktivis geram dan menyayangkan kejadian yang dinilai tidak mendukung penerapan prokes yang sedang diperjuangkan oleh setiap level satgas Covid-19 setiap level tersebut, tokoh yang menyayangkan tersebut diantaranya Ketua DPD Kaki Kabupaten Bangkalan, Moh Hosen menilai tidak sepantasnya seorang apalagi menjabat Kepala Dinas ditengah pandemi Covid-19 berlangsung malah tidak mencontohkan memakai masker ketika berinteraksi secara langsung dengan siswanya saat percobaan Pertemuan Tatap Muka (PTM) tanpa memakai masker.

“Kalau benar dia dalam vidio itu bapak Bambang Mustika Kadisdik Bngkalan, sungguh itu sangat tidak patut dilakukan, mengingat saat ini pemerintah sedang berjibaku untuk lolos dari pandemi Covid-19 menjadi endemi malah dia terkesan tidak mendukung hal itu sebagaimana pepatah mengatakan guru kencing berdiri murid kencing berlari,” ujar Hosen bernada menyayangkannya.

Selain Moh Hosen, Ketua Aliansi Jurnalis Independen Bangkalan (AJIB) Moh. Ruslan S.H juga menyayangkan sikap Bambang apalagi saat Ruslan sengaja mengkonfirmasikan hal itu langsung pada yang bersangkutan dengan respon diluar dugaannya serta malah terkesan menyepelekan produk jurnalistik yang melibatkan nama serta jabatan Bambang Budi selaku Kadisdik.

”Tidak apa-apa ditulis saja, lawong hanya sekedar tulisan saja kok,” ujar Ruslan menirukan jawaban Bambang Budi Kadisdik Bangkalan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *